Jendela Rumah Sakit

Selamat hari jumat :), barakallohu fikum

Berikut adalah repost, namun menurut saya sangat bermanfaat dalam hal saling mengingatkan dalam kebenaran.

 

jendela-rumah-sakitjendela-rumah-sakit

Dua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunua yang ada di kamar itu.

Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya.

Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan.

Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama saru jam itulah, pria ke dua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.

“Di luar jendela, tampak sebuah teman dengan kolam yang indah, itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah.”

Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemangdangan itu. Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya bertambah.

Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas.Meski pria yang ke dua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah.

Begitulah seterusnya, dari hari ke hari, satu minggu pun berlalu.

Suatu pagi,perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawar lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah. Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti semua kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.

Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan di dunia luat melalui jendela itu. betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG !!!

Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun.

“Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup” Kata perawat itu.

Renungan :
Kita percaya, setiap kata selalu bermakna bagi setiap orang yang mendengarnya. Setiap kata, adalah layaknya pemicu yang mampu menelisik sisi terdalam hati manusia, dan membuat kita melakukan sesuatu. Kata-kata, akan selalu memacu dan memicu kita untuk berpikir, dan bertindak.

Kita percaya, dalam kata-kata, tersimpan kekuatan yang sangat kuat. dan kita telah sama-sama melihatnya dalam cerita tadi. Kekuatan kata-kata, akan selalu hadir pada kita yang percaya.

Kita percaya, kata-kata yang santun, sopan, penuh dengan motivasi, bernilai dukungan, memberikan kontribusi positif dalam seetiap langkah manusia. Ucapan-ucapan yang bersemangat, tutur kata kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita. Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain. menyampaikan keburukan sebanding dengan setengah kemuraman, namun. Menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri.

Repost from : http://iphincow.com/2010/02/01/jendela-rumah-sakit/

The meaning of life

The Meaning of life (Courtesy Youtube)

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al Mukminun:115).

Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. (QS. Adz Dzariyat: 56).

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya“. (QS Al Baqarah : 45-46).

 

What are you looking for?

Apa yang kau cari?

Sesungguhnya, kita hanya hidup sekali… Manfaatkanlah waktu kita sebaik mungkin.

Semoga kita termasuk orang yang senantiasa  mampu menjalani hidup sesuai manual book Sang Pencipta (Al-Qur’an), aamiin YRA

Topik TA 1 untuk Prodi S1 IF dan S1 IK, School of Computing

emak aku ingin wisuda

Berikut disampaikan daftar  topik TA untuk kelas TA-ADW :

  1. PCOS Classification (based on medical image – USG)
  2. Document Classification based on gender/author/topic
  3. Brand/Product Sentiment Classification (Telkom Products)
  4. Data forecasting (weather and planting calendar forecasting)
  5. Gene Expression Classification (micro array data for cancer detection)
  6. Speech (qur’anic) processing (hijaiyah with harakat and qur’anic words)
  7. Imagenet Classification
  8. EEG signal classification 
  9. Churn Prediction
  10. Clustering and Classification system based on machine learning, soft computing,  Probability Graphical Model, or Graph Algorithm.

Topik diatas berlaku untuk prodi S1 IF dan prodi S1 IK, Tim dosenyang tergabung untuk mengelola kelas TA tersebut adalah :

  1. Adiwijaya
  2. Jondri
  3. Warih Maharani
  4. Fhira Nhita
  5. Doddy Qori Utama
  6. Untari Wisesty
  7. Kemas Muslim Lakshmana
  8. Said Al Faraby
  9. Danang Triantoro
  10. Annisa Aditsania
  11. M. Syahrul Mubarok

Setiap topik (problem) tersebut akan dikerjakan oleh beberapa orang mahasiswa tentunya dengan metode/pendekatan  yang berbeda.

Insya Alloh  kami menyediakan data untuk semua topik diatas,  sehingga insya Alloh dapat terkerjakan dalam waktu sekitar enam bulan.

Jika ada yang berminat mengambil kelas TA 1 ini, diharapkan segera untuk mengisi form registrasi bayangan 

https://docs.google.com/forms/d/1PaNbsqX-IrztaAEM0l3pq5TrKK7c8qAjVlBUuJP4zM4/viewform

Jika ada hal yang perlu didiskusikan, silahkan kontak ke :

email kang.adiwijaya@gmail.com  atau whatsapp 082217633999

Terima kasih.

 

Image’s coted from : http://jancok.com/klik/1074/

Danau impian

danau2

Dalam suatu  perjalanan menuju suatu danau nan indah di tengah hutan, untuk mencapainya, setiap orang bisa melalui jalur manapun. Untuk tujuan yang sama, kita bisa memilih jalur yang disukai. Karena kita belum pernah mengunjungi danau tersebut sebelumnya, berhati-hati dalam  berperjalanan merupakan suatu keniscayaan. Dalam perjalanan panjang itu, mungkin kita hanya melewati jalanan datar, tapi penuh onak dan duri sepanjang jalan yang dilalui. Sebagian orang juga ada yang memilih jalan yang lapang diawal, ternyata selanjutnya ketemu arus yang sangat deras di sungai berbatu tajam. Mungkin juga halangan itu datang diawal perjalanan, kita harus melewati tebing curam atau jalanan terjal yang membahayakan jiwa. Namun selanjutnya, kita temui padang datar yang tidak terlalu memberatkan dalam perjalanan sehingga kita bisa mencapai danau impian itu.

 

Begitulah perjalanan hidup kita didunia. Dalam mengarungi flowchart kehidupan, kita bisa memilih jalur mana yang kita inginkan. Namun pilihan itu hanya sebuah harapan, karena sesungguhnya ketentuan Alloh di atas segalanya. Janganlah berprasangka buruk atas segala yang terjadi saat ini, karena itu mungkin analogi dari awal perjalanan yang harus melwati jalanan terjal dan tebing yang curam. Mungkin dirasakan berat, namun bisa jadi bahwa perjalan berikutnya akan lebih ringan. Wallohu’alam. Tidak ada yang pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Disitulah tempatnya kita senantiasa bergantung dan berharap kepada-Nya. Saat Alloh memberikan suatu ketetapan, yakinlah bahwa ini adalah yang terbaik dari-Nya. Yang terbaik menurut kita belum tentu baik menurut Alloh, begitupun sebaliknya, yang buruk terjadi menurut kita, bisa jadi dibalik aitu ada hikmah sehingga Alloh akan memberikan yang terbaik setelahnya.

 

Seyogyanya kita bisa menikmati segala apa yang kita lalui dan apa yang telah menjadi ketetapan-Nya.

Jelas bahwa kita bergantung kepada-Nya,

Jelas bahwa kita tidak bisa apapun tanpa-Nya

Hanya kepada-Nya kita berharap

Semoga kita senantiasa diberikan yang terbaik dari-Nya

Tak terbayang jika kita hidup tanpa limpahan rahmat-Nya

La hawla wala quwwata illa billah…

So I’m gonna love You… like I’m gonna lose You

Hanya karena cinta-Nya sehingga kita masih bisa menikmati segala apa yang terjadi.

Semoga kita bisa mencapai danau impian (syurga) yang kita dambakan, aamiin YRA

 

*danau hanya ilustrasi 🙂

Image’s cited from : http://images.huffingtonpost.com/2014-06-09-LakeMathesonTerryBamforth.jpg

Jumat Berkah

Nasihat Rasul dan Sahabat

 

Dari Abu Hurairah, Rasululloh SAW bersabda: “Barang siapa yang melepaskan kesulitan seorang mu’min dari suatu kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitannya pada hari kiamat. Dan barang siapa yang memudahkan urusan orang lain, niscaya akan Allah memudahkan baginya urusan di dunia dan akhirat….”
Semoga kita termasuk orang yang senantiasa mampu berkontribusi positif dan memberikan manfaat untuk sesama, aamiin YRA

 

Dari Abu Bakar ash Shiddiq r.a., “Tidak ada manfaat dari uang jika tidak dibelanjakan di jalan Allah. Tidak ada kebaikan dalam diri seseorang jika kebodohannya mengalahkan kesabarannya. Dan jika seseorang tertarik dengan pesona dunianya yang rendah, Allah swt tidak akan ridho kepadanya selama dia masih menyimpan hal itu dalam hatinya.”

Kini… hedonisme melanda, kecintaan pada pesona dunia semakin tidak terbendung
Semoga kita termasuk orang yang senantiasa mendapat ridho Alloh, aamiin YRA.

 

Dari Umar bin Khattab r.a., “Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan oleh Allah dengan Islam, maka janganlah kita mencari kemuliaan dengan selainnya,” (Ihya’ Ulumuddin 4/203)
Kini… orientasi kemuliaan terkadang bergeser karena harta, kedudukan, dan sejenisnya.
Semoga kita termasuk orang yang senantiasa dimuliakan Allah, aamin YRA

 

Dari Utsman bin Affan r.a., “Segala sesuatu pasti memiliki penyakit, nikmat pun juga punya penyakit. Penyakit agama ini (Islam) adalah orang-orang yang sering menyebar fitnah. Mereka selalu memperlihatkan apa yang kalian senangi dan menyembunyikan apa yang kalian benci. Mereka laksana burung unta yang selalu mengikuti orang yang pertama kali teriak.”

Semoga kita termasuk orang yang senantiasa terhindar dari fitnah, aamiin YRA

 

Dari Ali bin Abi Thalib r.a., “Bukan kesulitan yang membuat kita takut, tapi ketakutan yang membuat kita sulit. Karena itu jangan pernah mencoba untuk menyerah dan jangan pernah menyerah untuk mencoba dalam amanah, keikhlasan dan kejujuran. Maka jangan katakan pada Allah aku punya masalah, tetapi katakan pada masalah AKU PUNYA ALLAH Yang Maha Segalanya”.
Kini… ketakutan akan kehilangan dunia semakin mengelora, hubbud dunya dan melupakan kematian dan yaumul hisab semakin kentara

Semoga kita termasuk orang yang senantiasa terhindar dari semua rasa takut kecuali karena Alloh, aamiin YRA