IMG_20160704_230049
Jenderal (Pol) Hoegeng Imam Santoso.

Beliau lahir di Pekalongan (Jawa Tengah), 14 Oktober 1921 dan wafat dalam usia 82 tahun (14 Juli 2004).

Dalam usia 47 tahun (5 Mei 1968), beliau diangkat sebagai Kapolri yg ke-5, sekaligus merupakan tokoh di Kepolisian RI yg kharismatik, daripada Kapolri yg lainnya.

Beliau terkenal Kapolri yg jujur, sederhana, tegas, disiplon dan memiliki prinsip. kata beliau “kita tak gentar menghadapi orang-orang gede siapa pun, kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa. Walaupun keluarga sendiri, kalau salah.. tetap kita tindak”.

Ketegasannya terlihat dalam mengusut dan menangkap pelaku, seperti halnya kasus:
* Pemerkosaan terhadap penjual telur Sumarijem (Yogya), yg mana pelakunya anak petinggi Yogya;

http://www.merdeka.com/peristiwa/hoegeng-dan-kisah-pemerkosaan-sum-kuning.html
* Penyelundupan mobil-mobil mewah bernilai milyaran rupiah oleh Robby Tjah yg dilindungi oleh pejabat-pejabat tinggi negara.

Setelah beliau dipensiunkan dalam usia 49 tahun (2 Oktober 1971), ternyata tanpa memiliki rumah, kendaraan, maupun perabotan yang mewah.
atas kebaikan Kapolri penggantinya, rumah dinas di Menteng diberikan kepada beliau, dan teman-temannya ikut patungan membelikan kendaraan ” kingswood” yg merupakan satu-satunya kendaraan yg beliau miliki.

Bahkan pernah ditawarkan sebagai duta besar di Eropa, namun beliau menolaknya dengan alasan “saya polisi dan bukanlah politikus”.

Masih adakah polisi yang jujur di Indonesia?

Jawaban GusDur saat itu, ada… yakni Polisi Hoegeng dan Polisi Tidur 🙂

Semoga akan bermunculan polisi jujur seperti beliau.. aamiin YRA

Semoga kita senantiasa termasuk orang-orang yang jujur, aamiin YRA